Cahaya hati

Cahaya hati

Jumat, 03 Februari 2012

CERITA_CERIWIS
Oleh : Mei Susanti


saat malam pada tanggal 3 Februari 2012

Malam ini hujan deras, cuaca di Jogja lagi gak bersahabat. Dan aku, menyempatkan diriku untuk menulis ini, karena aku ingin mencurahkan semua yang aku  rasakan saat ini, lewat blog ini. Cerita malam ini tentang sebuah kisah persahabatan yang menurutku belum jelas hubungannya menjadi sahabat atau hanya sekedar teman biasa. Aku menganggapnya hubungan tak jelas, karena saat ini hubungan kami sudah renggang.
Awal cerita, saat aku baru masuk kuliah di salah satu Universitas Swasta di Yogyakarta. Sebenarnya aku ingin sekali bisa kuliah di perguruan tinggi negeri, walaupun cita-cita itu sebenarnya udah aku sia-siain. Aku lulus di salah satu perguruan tinggi negeri di provinsi Riau, tapi itu bukanlah jurusan yang aku inginkan, Jadi aku memutuskan untuk mencoba di Yogyakarta, tepatnya aku ingin kuliah di UNY, Jurusan Pendidikan Geografi. Berbicara tentang takdir, mungkin memang takdirku gak bisa kuliah di universitas yang aku dambakan. Akhirnya aku di sini, di kampus ini, di jurusan yang memusingkan ini, FISIKA. Ya, Fisika. Dulu, aku memang suka dengan pelajaran yang kebanyakan orang mengatakannya pelajaran yang sulit, dan menakutkan. Menurutku, persepsi itu tak sepenuhnya salah, karena Fisika memanglah termasuk pelajaran yang menggunakan tools berupa rumus-rumus Matematika, yang terbilang sulit. Dan sekarang aku sedang berusaha membangkitakan kecintaan pada pelajaran ini.


1.    Mei Susanti alias Mae
Aku adalah anak tertua dari dua bersaudara, aku lahir di kota kelahiran kedua orangtuaku, Purworejo, Jawa Tengah, pada tanggal 12 mei 1993. Nama lengkapku Mei Susanti, sering dipanggil dengan me,memey,mey dan sekarang mae. Mae??? Itu karena nama akun facebook-ku “Susan Mae” hehehe... (kok aneh ya?) ada lagi, kerabat dekatku memanggiku dengan nama “KANTUN”. Mau tahu sejarahnya? Nama itu diberikan oleh tetanggaku, seorang wanita paruh baya yang sudah seperti nenekku sendiri. Ia memberikanku panggilan itu, kerana aku memliki saudara kembar, yang telah meninggal saat berada di dalam kandungan. Dalam bahasa Jawa, kantun berarti ketinggalan. Alasan nenek itu memberikan nama tersebut agar aku dan keluargaku senantiasa mengingat saudara kembarku, yang kata orang-orang itu adalah kakakku, karena ia rela mengalah  untukku. Jadi seharusnya aku adalah anak kedua.Ini ceritaku, Apa ceritamu? hehee
Kedua orangtuaku sekarang tinggal di Kabupaten Indra girihulu, Provinsi Riau. Aku juga dibesarkan di tanah melayu itu, banyak kenangan-kenangan yang aku dapatkan saat aku berada di tanah itu. Dan kini aku berada di Yogyakarta, di kota pendidikan ini untuk mencari ilmu dan keberkahan dari-Nya.
Aku memilki mata sipit, konon  sewaktu aku bayi aku seperti orang cina dengan mata sipit dan kulit putihnya, Tapi sekarang masih mirip orang cina gak ya??? Hehehe, .
Aku termasuk cewek yang tomboy, yang hobinya main bola basket semasa SMP doeloe. Sekarang? Udah insyaf, jadi cewek feminin gitu. Aku menyukai warna abu-abu, yang menurutku warna yang melambangkan sifatku, yaitu penuh dengan keragu-raguan. Hehehe,antara hitam dan putih??? Karena abu-abu berasal dari kombinasi warna hitam dan putih. Sejujurnya, aku tak terlalu suka dengan keramaian, aku lebih senang menyendiri, menertawai diri sendiri di tempat yang hening dan nyaman. Aku termasuk orang yang sulit mengungkapkan sesuatu, sehingga aku tak terlalu memilki banyak teman. Kata orang aku sombong, tapi sebenarnya tidak. Karena memang aku tidak terlalu suka dengan yang ramai-ramai, aku  suka kesederhanaan dan kejujuran, tidak dibuat-buat. Kalau aku ingin becanda, aku bisa lebih lucu dari pelawak nasional, bisa lebih lepas tertawa bersamaku. Jika aku ingin diam, aku bisa lebih sepi dari pemakaman. Hahaha, kok ngeri banget ya???
Itu memang karakterku, entah dari siapa sifat turunan itu? Bapak dan umiku adalah sosok yang ramah dan mudah bersosialisasi beda denganku yang kaku ini. Lho, kok beda ya???
Berbicara tentang dunia kampus, sekarang aku aktif di UKM volley dan DECO(debate comunity). Masalah akademik, prestasiku tak seberapa, dan bukan apa-apa, karena tidak menghasilkan yang apa-apa. Hehehe. Mungkin tepatnya belum apa-apa. Sekarang aku bercita-cita sebagai guru, menteri pemberdayaan wanita lulusan Jepang,,hehehe( bercita-cita kan boleh setinggi-tingginya).

2.    Risna Seftiani alias Yana

 Lanjut cerita, tentang keempat sahabatku. pertama kali aku bertemu dengan keempat sahabatku (belum jelas), saat kami sedang dalam masa orientasi di kampus, namanya P2K. Di sanalah, memoriku tercipta, pertama kali mengingat perkenalan yang hangat dari mereka, keluguan seorang anak SMA masih terlihat di wajah  kami. Sahabat pertama yang aku kenal adalah Risna Seftiani, panggilannya Yana. Ia berasal dari Riau, namun ia berdarah jawa lho!, dan kebetulan sama denganku, yaitu Kutoarjo, Jawa Tengah. Entah, apa ini memang sudah diatur oleh yang maha mengatur, sehingga kami dipertemukan dengan asal-usul yang sama, atau memanglah suatu kebetulan saja. Kesan pertama aku mengenal sosok Yana adalah aku merasakan sensasi yang berbeda (jujur loh), aku merasakan kenyamanan saat berbincang-bincang dengannya. Orangnya asyik, humoris dan perhatian. Sekarang aku memanggilnya “mbak yana”. Karena dari kami berlima, akulah yang paling muda. Ia adalah anak kedua dari 3 bersaudara. Lahir pada tanggal 18 september 1992. Sekarang keluarganya berdomosili di kota Pekanbaru, Riau, di jalan Harapan Raya, kalau aku gak salah ingat. Karena aku pernah sekali menginap di rumahnya saat kami sedang liburan di Riau.
Sedikit banyak aku telah mengenal sosok ini, cewek  berkaca mata nan unik. Ia unik di mataku, kenapa??? Aku senang ketika melihat wajahnya, lucu sekali, terkadang dia menganggapku seperti anak kecil yang lagi ia godain, berharap anak kecil itu tersenyum manis di hadapannya.
Mbak yana suka sekali dengan warna biru, beberapa benda kesayangannya banyak berwarna biru. Ia juga suka membaca, terutama komik terkenal, detective conan. Ia juga mengoleksi beberapa serinya lho... aku juga sering minjam ke dia, buat baca-baca mengisi waktu luang. Walaupun sebenarnya aku tak terlalu suka membaca. Hanya beberapa topik yang aku suka, aku baru mau membacanya, kalau gak memikat hati,aku tak akan mau membacanya.
Melihat kepribadian dari sosok yang unik ini, hal lain yang aku ketahui adalah ia paling suka “rendang sapi” masakan mamanya. Masakan mamanya memang lezaaaaat banget. Kami pernah memakannya bersama-sama. Saat ia mendapatkan paket berupa masakan-masakan dari mamanya itu. Patut dicoba...
Berbicara tentang hal yang kurang aku suka adalah ia jarang sekali membalas pesan singkat/SMS, pernah suatu saat aku bertanya tentang sesuatu yang sangat urgen, tapi aku tunggu-tunggu tak ada balasan hehehe, mau aku telpon pulsa sekarat, ya udah, akhirnya aku tanya di keesokkan harinya saat bertemu di kampus.
Kalau bercerita tentang bagaimana ia di kehidupan kampus, ia termasuk mahasiswi yang pandai, kadang-kadang aku sering berdiskusi dengannya untuk memecahkan soal-soal yang ku rasa sulit. Di kampus, ia tidak mengikuti kegiatan kemahasiswaan, katanya belum siap. Takut kuliahnya terganggu, gara-gara belum bisa mengatur waktu. Sekarang ia tinggal bersama neneknya, di jalan Magelang.

3.    Karina Yuliandari alias Ayin

 Cewek kedua yang memikat hatiku untuk lebih dekat dengannya, adalah Karina Yuliandari, panggilan akrab untuknya adalah “mbak ayin/kebo”. Kebo?  Anh ya? Itu karena ia menyukai kebo, kemungkinan karena ia suka baca buku karangan raditya dika. Ia lahir pada tanggal 17 juli 1992, Ia telah  lama berdomisili di Palembang, namun ia juga berdarah jawa lho! Satu kata yang sering ia ucapkan “Gondes alias Gondrong ndeso”(heh, kok ???) . Gak tahu kenapa ia sering sekali mengatakan itu, hiihii, buat asyik-asyikan aja mungkin ya. Sampe-sampe ia buat gank GONDESSER, hah? Hehe. Kumpulan ank-anak gondes, katanya. Anak-anak yang suka menggila dengan apa yang bisa ditertawain, kalo gak ada, ya diada-adain, katanya lagi...
Cewek yang menyukai warna orange tersebut, sekarang aktif di PERSMA. POROS. Salah satu unit kegiatan mahasiswa yang berkecimpung di dunia jurnal, tulis menulis, tanya menanya, jawab menjawab alias wawancara. Hehe. Calon reporter sekaligus menteri Pendidikan, guyonnya. Hal yang menurutku unik, dulu ia suka banget makan coki-coki, itu loh jajanan coklat berbentuk bungkusan silinder, tahukan? Warnanya cokelat ( ya iyalah, namanya juga cokelat)hehe.
Ketika aku melihat kebiasaannya mengkonsumsi coki-coki, aku jadi penasaran, seenak apa makanan favorit anak-anak ini. Sehingga, sampai sekarang aku menggilai jajanan ini. Selain juga senang membaca,(namanya juga calon jurnalistik, harus rajin membaca dong), ia juga mempunyai koleksi buku-buku hebat loh, dari berbagai tema dan jenis, mulia dari novel, biografi, sampai buku-buku humoris seperti buku yang dikarang oleh Raditya Dika, ia punya. Haha. Aku juga nyempetin diri untuk melirik buku ini, hitung-hitung jadi penghilang stress. Buku tentang dunia perpolitikan, pendidikan hingga buku –buku islami, memenuhi rak-rak bukunya.
Hal yang membuat aku kagum dengan cewek bermata indah seperti bola pimpong ( lagu legendaris iwan fals) ini adalah ia punya semangat yang menggebu-gebu, melakukan setiap kegiatan dengan wajah ceria dan kegilaannya. Ia punya cita-cita menjadi seorang jurnalistik, setinggi-tingginya menjadi menteri pendidikan Nasional. Hal yang kurang aku suka, saat membangunkan ia tidur. Susaaaahhh banget, itu karena ia sering tidur larut malam, sebenarnya ia mengidap penyakit susah tidur/ insomnia. Jadi ya, begini, susah dibanguninnya.
Yang kedua, saat aku mengajaknya pergi ke luar, jarang sekali ia menerima ajakanku. Padahal ia lagi tidak sibuk saat itu, hmm aku agak kesal dengannya, soalnya kalau teman yang lain mengajak ia langsung mau, tapi kenapa ajakanku  tidak digubrisnya? Jadi seringnya aku pergi seorang diri, karena teman yang lain rumahnya lebih jauh.

4.    Nurhayatih alias nuy

 Nurhayatih, alias mbak cenuy, panggilan akrabku untuknya. Atau kakak pertama, seperti di film “kera sakti” yang memilki banyak adik angkat. Ada kakak pertama, kakak kedua, dan seterusnya... dan dia yang menjadi sung go kong-nya alias kakak pertama. Karena ia yang tertua di antara kami, ia kelahiran 24 januari 1992. Setelah sekian lama di bekasi, kini ia kembali kekampung halamannya di bantul, tempat yang ia diami bersama ibu dan adik perempuannya, si-ais. Aku ingat saat pertama kali mengenalnya, ia adalah mahasiswi baru yang aktif bertanya saat program P2K. Semua teman di kelas mengenalnya, karena seringnya ia bertanya. Hehehe, aktif banget ya!!!
Mbak nuy,menyukai warna biru sama dengan mba Yana, Hobinya yang lain adalah jeprat-jepret alias motrat-motret, alias fotografi. Ada sesuatu yang menurutnya unik, langka, menarik, pasti dech di foto olehnya.
Dari beberapa orang, ada yang menganggapnya kaku, karena gaya bicaranya yang terkadang terkesan menggurui dan bernada sinis dengan suara yang unik namun sedikit cempreng.(peace mbak,,,) . Padahal itu memang dari sananya, khas banget gitu loh. Namun, di mataku ia adalah sosok kakak yang dewasa, sosok yang idealis dan berwibawa. Hehehe. Kayak bapak-bapak aja ya, BERWIBAWA. (Emang bapak-bapak aja gitu???), Ia memilki karakter yang berkemauan keras, dan berpengetahuan luas. Banyak pengetahuan yang ia bagikan padaku, sebagai adik, aku bangga memilkinya, bangga bisa mengenalnya.
Hobinya yang lain adalah ketika ia merasa galau, ia rela menghabiskan berjam-jam untuk main games. Setahuku ia suka nge-games Farm Freenzy, dan sekarang mulai menggeluti stronghold Crusader.
Hal yang kurang ku suka darinya adalah, sifatnya yang keras kepala itu. Ia akan berdebat tentang sesuatu hal demi mempertahankan pendapatnya itu. Walaupun terkadang apa yang ia pikirkan, belum tentu sama dengan pemikiran oranglain, dan oranglain juga membutuhkan rasa untuk dihargai.

5.    Robitoh Mukhlisah Mardhotillah

 Terakhir, si imut robithoh Mukhlisah Mardhotillah(panjang banget ya?). Cewek yang berbadan besar dan berwajah imut ini, lahir pada tanggal 17 maret 1993, dia adalah adik kedua. Ia berdarah jawa, namun dibesarkan di Palembang, sama dengan ayin.
Cewek yang satu ini, sekarang lagi berusaha untuk diet, karena badannya yang kini semakin terlihat gemuk, Ia mencoba mengatur pola makannya untuk tidak makan terlalu banyak.
Hal yang aku suka dari bitoh adalah ia orang yang bertanggung jawab terhadap apa yang diamanahkan kepadanya, namun ia sosok yang manja loh.
Ia menyukai warna hijau, dan sekarang ia sedang sibuk mengajar privat untuk anak tingkat SD. Menurutku kalau ia ingin membimbing anak-anak, ia harus suka kepada anak-anak, dan itu cocok untuknya. Karena dia anak tertua dari benyak saudara, 7 atau 9 gitu, aku lupa. Jadi dia sudah mempunyai bekal sebagai pembimbing, yang akan mendidik anak-anak.
Bitoh adalah cewek terimut di antara kami berlima, karena ia memilki badan yang gendut. Sampai-sampa pada suatu saat kami mengerjainya habis-habisan, sebagai bahan lelucon kami. Tapi baiknya, ia tak pernah marah. Itulah yang membuat kami selalu ceria.
Sayang, sekarang kenangan-kenangan manis itu tak lagi kami rasakan. Hubungan kami semakin renggang, entah faktor apa, entah masalah apa yang membuat kami seperti ini. Mbak noey dan mbak Karin semakin akrab, aku, mbak yana, dan bitoh tidak jelas arahnya. Tak dapat ku rasakan lagi kemesraan seperti dulu, hanya ada kehambaran di hubungan kami saat ini. Berkumpul saja sudah tak pernah, terutama mbak Yana yang sekarang sama sekali tidak pernah ikut bergabung dengan kami. Aku sungguh sedih ketika harus mengenang masa-masa indah ini, aku ingin aku terus bisa membuat kenangan-kenangan bersama mereka lagi. Seperti dulu, tidak saling cuek begini.
Sungguh aku rindu saat-saat kami tidur bersama, makan bersama, mengerjakan tugas bersama, hingga hal yang menyakitkan sekalipun kami selalu bersama.
Sekarang aku hanya bisa memohon pada Allah untuk tetap menjaga ukhuwah ini, agar tetap kokoh dan terpaut hingga akhir hayat kami. Dan aku berdo’a agar Allah mempertemukan kami berlima di Jannah-Nya nanti. AMIIN...


2 komentar:

  1. kalau begitu hnya perlu eksekusi.. ku kan mendukung n membantu dg segenap kemampuan ku ehehehe
    sblum km ke kutoarjo jln2 rame2 nyokkk

    BalasHapus
  2. mau kmana mbak???? ayo buat agenda secepatnya... tapi mba yana dah pulangke riau

    BalasHapus

ikan vs meong

ikan vs meong
unyu

follow me