Cahaya hati

Cahaya hati

Rabu, 01 Februari 2012

tips agar dosa tak membuat hati berkarat

Ada beberapa tips agar dosa dan kesalahan tidak menjadikan hati berkarat dan jauh dari nilai-nilai agama, yaitu:
1.    Hendaklah anda menebus dosa dan kejahatan itu dengan kebaikan dan amal shalih. Sehingga, diharapkan dosa segera tertutupi dengan amal kebaikan dan tidak menjadi karat di dalam hati.Seperti halnya  dalam hukum positif, negara menyelenggarakan pengurangan hukuman bagi orang yang berbuat salah atau melanggar hukum, jika mereka berbuat  baik dalam tahanan.
Demikian pula dengan dosa-dosa kita, Allah akan senantiasa memberi pengampunan bagi hamba-hambanya yang bertaubat, karena Allah maha pengampun.
Saat kita menggunakan teori timbangan (mizan), maka berat kebaikan akan bertambah bila kita melakukan kebaikan.Jika timbangan kebaikan lebih berat daripada kejahatan, Maka kita akan mendapatkan pengampunan dari Allah SWT. Allah berfirman, “Barang siapa yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orangorang yang mendapat keberuntungan. Dan barangsiapa yang ringan timbangan (kebeikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di neraka jahanam”.(Q.S Al-Mu’minuun[23]:102-103)
Sebagaimana dikutip oleh R.Abdurrahman Alwais al-madkhali(1999), dalam tradisi arab jahiliyah ada matsal yang digunakan sebagai barometer untuk mengukur dan menilai keberdaan sesorang:
“jika kebaikan seseorang itu mengalahkan kesalahannya, maka sempurnalah ia. Jika kebaiakan orang itu sebanding dengan kesalahannya, maka tegurlah ia. Jika kebaikannya lebih sedikit dari kesalahannya, maka celakah ia”.

2.    Hendaklah kesalahan yang Anda lakukan disikapi secara bijak dan penuh tanggung jawab. Hal inilah yang terasa sangat sulit dilakukan, karena untuk menyikapi kesalahan dan dosa yang telah kita perbuat dengan sikap bijak , kita harus mengalahkan rasa malu kita untuk menebus kesalahan tersebut. Hendaknya sikap bijak dan tanggungjawab ini kita lakukan sebagai rasa penyesalan kita dan cara untuk bertaubat kepada Allah. Jika kita telah berbuat salah kepada Allah, maka tebuslah kesalahan itu denga bertaubat. Jika kita memiliki kesalahan terhadap orang lain, maka berusahalah untuk meminta maaf dan selalu berbuat baik terhadapnya.
Sikap bijak berarti menyadari bahwa perbuatan yang dilakukannya merupakan suatu kesalahan yang akan menimbulkan dampak negatif. Maka dengan kebijaksanaan inilah, ia akan mampu mengbah atau memperbaharui tingkah lakunya,
Demikian juga denga sikap tanggungjawab, yaitu bertanggung jawab dengan apa yang telah diperbuatnya. Sikap bertanggungjawab akan memberikan pengaruh positif untuk kita. Anda akan merasa tenang, nyaman dan bahagia.Dr. Marti,E.P Seligman, seorang profesor di universitas Pensylvenia dan pendiri gerkan “psikologi positif”, mengatakan bahwa di antara hal-hal yang akan mendatangkan kebahagiaan kepada seseorang adalah mengungkapkan rasa terimakasih, maaf dan optimisme. Mka dari itu , yakinlah! Dengan tanggungjawab akan mendapatkan 3 keuntungan sekaligus yaitu: ampunan Allah, keringanan dan keselamatan di hari pembalasan, serta rasa bahagia ketika di dunia.

3.    Hendaklah anda menyadari akan akibat yang akan ditimbulkan oleh perbuatan dosa yang telah anda lakukan. Kesalahan bisa menimpa siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Masalah yang terpenting adalah bagaimana anda menyadari kesalahan yang anda perbuat, sebelum Allah memberiakan peringatan berupa bencana alam, musibah, atau keluarga yang sakit-sakitan.

Daftar pustaka
Mubin, Nurul.2008.Semalam saja di neraka.Yogyakarta: DIVA PRESS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ikan vs meong

ikan vs meong
unyu

follow me