Gejolak ini semakin kuat aku rasakan,,
Seperti api yang membakar ranting yang rapuh,,
Hingga habis menjadi abu..
Merah, dan akhirnya padam,,
Hati ini pilu, tersayat ulu
Sembila luka yg tersisa, membekas di hamparan tanah yang merekah,,
Tiada tanda-tanda kehidupan,, hanya ada puing-puing hati menghitam biru,
Jejaknya menghilang tertiup angin, sudahlah!!
Hilang semua, suka cita itu,,
Dingin, dan kaku, tiada lagi dirasakan,,,
Wahai hati yg bergejolak, memerah hitam, membiru kalbu,,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar